You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Terminal Bayangan Harus Terus Ditertibkan
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Terminal Bayangan Harus Terus Ditertibkan

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono meminta Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta untuk terus melakukan penertiban terminal bayangan. Keberadaan terminal bayangan menurutnya menjadi masalah utama mengapa banyak terminal sepi penumpang.

Sepanjang sejarah terminal dimanapun banyak yang tidak beroperasi karena ada terminal bayangan, harus terus ditertibkan

"Sepanjang sejarah, terminal di manapun banyak yang tidak beroperasi karena ada terminal bayangan. Harus terus ditertibkan," ujarnya saat rapat pimpinan (Rapim) di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/11).

Kepala Dishubtrans DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, saat ini penertiban terminal bayangan terus dilakukan. Ia juga sudah meminta pada BPTSP DKI untuk tidak menerbitkan izin pool bus lagi.

Terminal Bayangan di Jl Latumenten Ditertibkan

"Sehingga untuk kedatangan dan keberangkatan bisa langsung melalui Terminal Pulogebang," katanya.

Namun menurutnya pemindahan ke terminal terpadu Pulogebang mengalami sejumlah hambatan. Salah satunya sistem IT yang butuh perbaikan karena tidak pernah digunakan sejak terminal selesai dibangun tahun 2012 lalu.

"Untuk perbaikan IT saja bisa habis Rp 890 juta, selain itu juga masalah lain seperti minimnya SDM," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1359 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1215 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1000 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye970 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye796 personFakhrizal Fakhri
close